Mengapa Sel Hewan Tidak Memiliki Kloroplas?
Pendahuluan
Jika kita membandingkan sel tumbuhan dan sel hewan, terdapat sejumlah perbedaan menarik.
Sel tumbuhan memiliki kloroplas, sedangkan sel hewan tidak.
Perbedaan tersebut berkaitan dengan cara kedua kelompok organisme memperoleh dan menggunakan energi.
Fungsi Kloroplas
Kloroplas merupakan organel tempat berlangsungnya sebagian besar fotosintesis pada tumbuhan.
Fotosintesis memungkinkan organisme fotosintetik menangkap energi cahaya dan menggunakannya untuk membentuk senyawa organik.
Tumbuhan kemudian dapat menggunakan senyawa tersebut dalam metabolisme dan pertumbuhan.
Bagaimana Hewan Mendapatkan Energi?
Hewan umumnya memperoleh bahan organik dengan memakan organisme lain atau produk yang berasal dari organisme.
Molekul organik dari makanan kemudian dapat diuraikan melalui proses metabolisme untuk menyediakan energi dan bahan penyusun tubuh.
Karena hewan tidak menggunakan fotosintesis sebagai sumber utama karbon organiknya, mereka tidak membutuhkan kloroplas.
Hewan Tetap Memerlukan Hasil Fotosintesis
Tidak memiliki kloroplas bukan berarti hewan tidak bergantung pada fotosintesis.
Hewan secara tidak langsung sangat bergantung pada organisme fotosintetik.
Tumbuhan dan organisme fotosintetik lainnya menjadi produsen dalam banyak ekosistem.
Energi kimia yang masuk melalui makanan kemudian dapat berpindah ke konsumen.
Mengapa Sel Hewan Tetap Mempunyai Mitokondria?
Sel hewan mempunyai mitokondria.
Organel tersebut berperan penting dalam respirasi seluler dan produksi ATP.
Ini berbeda dengan kloroplas yang mempunyai fungsi utama dalam fotosintesis.
Kedua organel mempunyai hubungan dengan metabolisme energi, tetapi melakukan fungsi yang berbeda.
Perbedaan Struktur
Sel tumbuhan umumnya memiliki:
dinding sel;
kloroplas;
vakuola sentral besar.
Sel hewan tidak memiliki ketiga struktur tersebut dalam bentuk yang sama.
Sebaliknya, sel hewan mempunyai berbagai struktur lain yang mendukung kehidupan dan interaksi dengan lingkungannya.
Evolusi Organel
Kloroplas dan mitokondria mempunyai beberapa karakteristik yang mendukung asal-usul evolusioner melalui proses endosimbiosis.
Hipotesis tersebut menjelaskan bahwa nenek moyang organel tersebut mungkin berasal dari organisme prokariotik yang kemudian hidup dalam hubungan simbiotik di dalam sel leluhur eukariotik.
Kesimpulan
Sel hewan tidak mempunyai kloroplas karena hewan tidak melakukan fotosintesis seperti tumbuhan.
Hewan mendapatkan bahan organik dari makanan, kemudian menggunakan sistem metabolisme untuk memperoleh energi.
Perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan memperlihatkan bagaimana struktur sel berhubungan dengan strategi kehidupan organisme.
Referensi
OpenStax, Biology 2e, bagian Eukaryotic Cells dan Photosynthesis.
Alberts, B. et al., Molecular Biology of the Cell.
Campbell, N. A. et al., Campbell Biology.




Komentar
Posting Komentar