Langsung ke konten utama

Bagaimana Satelit Mengamati Perubahan Bumi

 

Bagaimana Satelit Mengamati Perubahan Bumi?



Banyak perubahan di Bumi berlangsung dalam wilayah yang sangat luas sehingga sulit dipantau hanya dari permukaan.

Satelit memberikan solusi dengan mengamati planet dari orbit.

Dengan teknologi penginderaan jauh, ilmuwan dapat memantau hutan, laut, es, atmosfer, kebakaran, hingga perubahan iklim.

Satelit Tidak Sekadar Mengambil Foto

Satelit pengamatan Bumi memiliki sensor yang dapat merekam energi dalam berbagai panjang gelombang.

Sebagian informasi tersebut bahkan tidak terlihat oleh mata manusia.

Data tersebut kemudian diproses sehingga ilmuwan dapat mengetahui karakteristik permukaan.

Vegetasi, air, awan, es, dan tanah mempunyai pola pantulan energi yang berbeda.

Mengamati Laut dari Luar Angkasa

Satelit dapat membantu mengukur berbagai karakteristik laut.

Informasi seperti suhu permukaan laut dan perubahan kondisi laut dapat digunakan dalam penelitian iklim serta cuaca.

NASA dan lembaga ilmiah lainnya terus menggunakan data satelit untuk memahami sistem Bumi.

Memantau Kebakaran

Kebakaran hutan juga dapat diamati melalui satelit.

Data tersebut dapat membantu mengetahui lokasi kebakaran dan perubahan wilayah terdampak.

NASA bahkan menggunakan pengamatan satelit untuk mempelajari hubungan antara kondisi iklim dan kebakaran di berbagai wilayah dunia.

Memahami Perubahan Iklim

Satelit sangat penting karena dapat memberikan pengamatan dalam rentang waktu panjang.

Dengan membandingkan data dari tahun ke tahun, ilmuwan dapat melihat perubahan tertentu pada permukaan Bumi.

Data tersebut menjadi salah satu dasar penelitian iklim modern.

Kesimpulan

Satelit adalah salah satu alat penting dalam ilmu Bumi modern.

Dari luar angkasa, perubahan yang sulit terlihat dari permukaan dapat dipantau dalam skala yang jauh lebih besar.

Karena itu, teknologi satelit bukan hanya berguna untuk komunikasi dan navigasi, tetapi juga untuk memahami planet tempat manusia hidup.

Referensi

  • NASA Earth Science — Recent Earth Science News.

  • NASA Earth Science — Earth Science Research News.

  • NOAA — Climate.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Insomnia Tak Boleh Dianggap Sepele, Penelitian Temukan Kaitannya dengan Risiko Stroke

  Insomnia Tak Boleh Dianggap Sepele, Penelitian Temukan Kaitannya dengan Risiko Stroke Jakarta — Gangguan tidur atau insomnia kerap dianggap sebagai masalah ringan yang hanya menimbulkan rasa lelah pada keesokan harinya. Padahal, kesulitan tidur yang dialami seseorang juga dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan yang lebih serius. Sebuah tinjauan penelitian terbaru menyoroti hubungan antara insomnia dan meningkatnya risiko stroke. Temuan yang dilaporkan pada September 2026 itu dipublikasikan dalam jurnal Sleep Medicine Reviews . Peneliti melakukan analisis terhadap enam studi terdahulu dengan jumlah keseluruhan sekitar 1,3 juta partisipan untuk mengevaluasi sejumlah dampak kesehatan yang berkaitan dengan berbagai faktor risiko. Kajian tersebut mencakup beberapa aspek, mulai dari risiko stroke hingga cedera yang berhubungan dengan pekerjaan dan kemungkinan seseorang membutuhkan perawatan di rumah sakit. Penderita Insomnia Memiliki Risiko Stroke Lebih Tinggi Berdasarkan hasil anal...

Apakah Informasi Lebih Fundamental daripada Materi

  Apakah Informasi Lebih Fundamental daripada Materi? Selama berabad-abad, manusia berusaha menjawab pertanyaan mendasar tentang apa yang sebenarnya membentuk alam semesta. Kita mengenal materi, energi, ruang, waktu, gaya, dan partikel sebagai bagian penting dari gambaran fisika modern. Namun, perkembangan teori informasi dan fisika kuantum memunculkan sebuah pertanyaan yang jauh lebih mendalam: Apakah informasi mungkin lebih fundamental daripada materi? Pertanyaan tersebut bukan sekadar permainan kata. Dalam fisika modern, informasi mempunyai peranan yang sangat penting. Keadaan suatu sistem dapat digunakan untuk menyimpan informasi, pengukuran menghasilkan informasi, dan proses komputasi harus diwujudkan melalui sistem fisik. Bahkan, fisikawan Rolf Landauer menekankan bahwa informasi selalu mempunyai representasi fisik. Artinya, informasi yang disimpan atau diproses dalam dunia nyata tidak dapat sepenuhnya dipisahkan dari hukum-hukum fisika. Di sisi lain, muncul gagasan yang jauh...

Entropi Informasi dan Fisika: Apa Hubungan Keduanya

  Entropi Informasi dan Fisika: Apa Hubungan Keduanya? Kata entropi sering muncul dalam pembahasan fisika, terutama ketika membicarakan termodinamika, panas, energi, dan perubahan keadaan suatu sistem. Namun, istilah yang sama juga digunakan dalam ilmu informasi untuk mengukur tingkat ketidakpastian suatu sumber informasi. Penggunaan istilah yang sama bukan berarti entropi fisika dan entropi informasi merupakan konsep yang sepenuhnya identik. Keduanya memiliki definisi, konteks, dan interpretasi yang berbeda. Meskipun demikian, terdapat hubungan matematis dan konseptual yang sangat menarik di antara keduanya. Gagasan mengenai entropi dalam fisika berkembang melalui mekanika statistik, terutama melalui pekerjaan Ludwig Boltzmann dan Josiah Willard Gibbs. Sementara itu, Claude Shannon memperkenalkan formulasi matematis entropi informasi dalam teori komunikasi pada abad ke-20. Formula Shannon mempunyai bentuk matematis yang mirip dengan entropi Gibbs dalam mekanika statistik. Hubunga...