Apa Perbedaan Transportasi Aktif dan Pasif pada Sel?
Pendahuluan
Perpindahan molekul melalui membran merupakan aktivitas penting dalam kehidupan sel.
Namun, tidak semua zat berpindah dengan cara yang sama.
Ada perpindahan yang dapat berlangsung tanpa penggunaan energi metabolik secara langsung, dan ada pula yang membutuhkan energi.
Dua kelompok tersebut dikenal sebagai transportasi pasif dan transportasi aktif.
Transportasi Pasif
Transportasi pasif terjadi tanpa penggunaan energi metabolik secara langsung untuk menggerakkan zat melintasi membran.
Zat cenderung bergerak mengikuti gradien konsentrasi atau gradien elektrokimia.
Difusi sederhana dan difusi terfasilitasi merupakan contoh transportasi pasif.
Difusi Sederhana
Pada difusi sederhana, molekul tertentu dapat melewati lapisan lipid membran.
Molekul kecil dan nonpolar relatif lebih mudah melewati bagian lipid.
Namun, kemampuan tersebut tidak berlaku untuk semua zat.
Difusi Terfasilitasi
Molekul atau ion tertentu membutuhkan protein membran.
Protein kanal dapat menyediakan jalur, sedangkan protein pembawa dapat mengikat molekul tertentu lalu mengalami perubahan bentuk.
Meskipun menggunakan protein, proses ini tetap disebut pasif apabila zat bergerak mengikuti gradiennya tanpa penggunaan energi metabolik secara langsung.
Transportasi Aktif
Transportasi aktif digunakan ketika sel perlu memindahkan zat melawan gradiennya.
Karena perpindahan tersebut tidak berlangsung secara spontan dalam arah yang dibutuhkan, energi harus disediakan.
Pompa membran merupakan salah satu contoh mekanisme tersebut.
Contoh Pompa Ion
Salah satu contoh yang terkenal adalah pompa natrium-kalium.
Sistem tersebut menggunakan ATP untuk mempertahankan perbedaan distribusi natrium dan kalium di kedua sisi membran.
Gradien ion yang dihasilkan mempunyai banyak fungsi fisiologis.
Perbedaan Utama
Perbedaan paling mendasar terletak pada hubungan antara arah perpindahan zat dan kebutuhan energi.
Transportasi pasif mengikuti gradien dan tidak menggunakan energi metabolik secara langsung.
Transportasi aktif dapat menggerakkan zat melawan gradien dan memerlukan sumber energi.
Mengapa Keduanya Dibutuhkan?
Sel membutuhkan kedua sistem.
Transportasi pasif dapat digunakan ketika kondisi memungkinkan zat bergerak secara spontan.
Transportasi aktif dibutuhkan ketika sel harus mempertahankan konsentrasi tertentu atau memindahkan zat ke arah yang berlawanan dengan kecenderungan alaminya.
Kesimpulan
Transportasi aktif dan pasif merupakan dua mekanisme penting dalam pengaturan zat pada sel.
Perbedaan keduanya terutama berkaitan dengan penggunaan energi dan arah perpindahan relatif terhadap gradien.
Kerja sama kedua mekanisme tersebut membantu sel mempertahankan kondisi internal yang sesuai.
Referensi
OpenStax, Biology 2e, bagian Passive Transport dan Active Transport.
Alberts, B. et al., Molecular Biology of the Cell.
Nelson, D. L. & Cox, M. M., Lehninger Principles of Biochemistry.

Komentar
Posting Komentar